Newcastle vs Manchester City Skor 0-2 | Agen Taruhan Bola Online Terpercaya

bandarbolaBan

Newcastle vs Manchester City Skor 0-2

Newcastle melawan Man City di leg awal semifinal Carabao Cup 2025/ 2026 ditutup dengan kemenangan regu tamu 2- 0. Skuad Josep Guardiola tampak efektif mengalami tekanan lawan di St. James Park, Rabu 14 Januari 2026.

Babak awal berjalan tanpa berhasil, saat sebelum Manchester City mengunci kemenangan lewat berhasil Antoine Semenyo di menit ke- 53. Berhasil kedua muncul dari kaki Rayan Cherki pada injury time menit ke- 90+8.

Kedua berhasil tersebut terbentuk di tengah tekanan besar dari tuan rumah yang berupaya mempertahankan kesempatan lolos. Hasil ini jadi bekal berharga untuk skuad asuhan Pep Guardiola menjelang leg kedua di Etihad Stadium.

Tiket final Piala Liga Inggris saat ini nyaris ditentukan kepunyaan City. Walaupun demikian, Newcastle masih menaruh harapan buat membalikkan kondisi di laga penentuan nanti.

Tuan rumah langsung membagikan ancaman kala pertandingan merambah menit kelima. Jacob Murphy membebaskan crossing yang diterkam Yoane Wissa, tetapi eksekusinya melambung melewati gawang walaupun letaknya telah berhadapan langsung dengan James Trafford.

Respons Man City tiba melalui Jeremy Doku yang aktif bergerak di koridor kiri. Crossing rendahnya pernah memforsir Nick Pope tampak sigap menggagalkan kesempatan Erling Haaland.

Game berlangsung dengan keseriusan besar diiringi benturan raga di tengah lapangan. Menit ke- 31 jadi puncak ketegangan dikala Joelinton serta Nico OReilly ikut serta insiden raga yang berujung pada kartu kuning buat keduanya.

Kesempatan tuan rumah kembali terbentuk lewat sundulan Joelinton yang berasal dari umpan Anthony Gordon. Bola melayang tipis di samping mistar gawang, membuat suporter kandang menghela nafas kecewa.

City kesusahan menghasilkan kesempatan matang, walaupun senantiasa membagikan tekanan menjelang turun minum. Tembakan Nathan Ake dari suasana sepak pojok masih meleset sehabis membentur barisan pertahanan.

Babak awal ditutup tanpa terdapat berhasil yang terbentuk. Kedua regu menunjukkan game disiplin, dengan kesempatan sangat beresiko malah kepunyaan Newcastle.

Tuan rumah membuka babak kedua dengan game melanda. Umpan silang Gordon disambut sundulan Wissa, tetapi Trafford menampilkan penampilan gemilang dengan 2 penyelamatan berturut- turut, tercantum menghalau tembakan susulan Bruno Guimaraes.

Kondisi berganti pada menit ke- 53 kala City memecah kebuntuan. Doku menerobos dari sayap kiri serta mengirim umpan datar yang dijamah Bernardo Silva di tiang dekat, setelah itu dituntaskan Antoine Semenyo jadi berhasil pembuka.

Newcastle berupaya bangkit dengan tingkatkan tekanan lewat suasana bola- bola mati. Botman hampir membandingkan peran, namun sundulannya cuma menciptakan tendangan sudut sehabis kemelut di mulut gawang City.

City pernah menaikkan keunggulan melalui Semenyo, tetapi VAR membatalkan berhasil tersebut sebab posisi offside Haaland yang dikira membatasi pemikiran Pope. Keputusan ini membagikan peluang kedua untuk regu tuan rumah.

Serbuan Newcastle terus menjadi gencar di akhir pertandingan. Harvey Barnes serta Nick Woltemade bergantian menghasilkan ancaman, tetapi tidak satupun berujung berhasil.

Di dikala Newcastle fokus melanda, City malah mengunci kemenangan pada menit ke- 90+8. Campuran one- two touch antara Rayan Cherki serta Rayan Ait Nouri diselesaikan dengan tendangan kaki kiri Cherki ke pojok dasar gawang, menetapkan skor akhir 2- 0.

KSOKLUB mengatakan bahwa Bernardo Silva pantas ditunjuk jadi pemain terbaik alias man of the match Newcastle vs Manchester City. Walaupun tidak mencetak berhasil, kontribusinya lumayan besar untuk kemenangan regu.

Bernardo Silva menyumbang satu assit di laga ini, ialah buat berhasil Antoine Semenyo yang teruji krusial untuk jalannya pertandingan.

Pemain 31 tahun ini tampak penuh 90 menit, membuat 59 sentuhan bola serta 35 umpan akurat. Silva jadi salah satu pemain terutama City mengalami tekanan kokoh lini tengah lawan.

Duel- duel di laga ini tidak gampang untuk MC, Newcastle tampak apik, tetapi Silva meyakinkan kualitasnya mengalami laga alot. Aksi serta donasi Silva diberi rapor 8, 2.

Walaupun Rayan Cherki kesimpulannya membenarkan kemenangan melalui berhasil di masa injury time, rasa gondok masih menyelimuti skuad Pep Guardiola. Kapten Bernardo Silva tidak dapat menyembunyikan kekesalannya, paling utama sebab ini bukan kali awal City dirugikan di markas Newcastle.

Silva mengungkit insiden lebih dahulu di Premier League, di mana panel insiden mengakui kalau Phil Foden sepatutnya menemukan penalti di stadion yang sama.

” Sepatutnya skornya 3- 0, tetapi kami telah lumayan terbiasa dengan perihal ini saat ini,” keluh Silva kepada awak media.

Gelandang asal Portugal itu merasa pola keputusan yang merugikan timnya mulai terasa repetitif.

” Sangat membuat frustrasi sebab terakhir kali kami tiba ke mari, kami pula mengalami banyak keputusan yang merugikan kami,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pep Guardiola memilah respons yang lebih diplomatis tetapi menyiratkan keteguhan mental timnya.

Si manajer menegaskan kalau insiden berhasil yang dianulir tersebut malah hendak membuat mental pasukannya jadi” lebih kokoh”.

Keputusan yang secara teknis benar bagi hukum—namun mencederai ritme permainan—ini memancing respon keras dari para pengamat. Mantan bek City, Micah Richards, menyebut proses yang memakan waktu 5 menit lebih ini selaku wujud” wasit ulang”( re- refereeing) yang mengganggu esensi game.

” Aku paham prosesnya, tetapi VAR tidak didatangkan buat alibi semacam ini,” kritik Richards tajam.

Dia memperhitungkan keputusan tersebut sangat berlawanan dengan semangat game melanda.

” Ini merupakan anti- gol, suatu yang mereka( wasit) bilang tidak hendak mereka jalani. Kenapa wajib memakan waktu 5 menit?” tanyanya retoris.

Senada dengan Richards, mantan striker Chris Sutton apalagi menghasilkan statment yang lebih suram. Dia memperhitungkan jarak antara Semenyo serta bek lawan lumayan jauh, sehingga intervensi Haaland sesungguhnya tidak relevan.

” Aku pikir game( sepak bola) telah mati,” cetus Sutton.

Dia meragukan apakah bek lawan betul- betul dapat mengganti kondisi bila tidak terdapat Haaland.

” Apakah Thiaw betul- betul hendak menghentikan bola itu? Jarak dari Semenyo itu satu ataupun satu separuh yard. Thiaw tidak hendak bereaksi terhadap itu,” tambahnya.

Walaupun menuai badai kritik, terdapat pula yang memandang keputusan ini telah cocok jalan hukum yang kaku. Mantan gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, mengakui kalau walaupun prosesnya menyebalkan, aturannya memanglah demikian.

” Bila mereka mengesahkan berhasil itu, tidak hendak terdapat satu orang juga yang melihatnya serta berpikir itu sepatutnya tidak disahkan,” kata Redknapp.

Tetapi, dia tidak dapat membantah kenyataan gelap di atas putih ketentuan offside.

” Tetapi bersumber pada hukum tertulis, suka ataupun tidak suka, itu merupakan keputusan yang benar,” pungkasnya.

Bek Newcastle yang absen sebab luka, Serta Burn, pula setuju kalau keputusan itu benar walaupun dia tidak menggemari ketentuan subjektifnya.

” Aku tidak mau memandang itu, tetapi bagi hukum tertulis, berhasil itu memanglah wajib dianulir,” ucapnya kepada Bandar Bola Sbobet. (ss)

Komentar