
Judi Bola Jerman – Chelsea wajib puas berbagi poin sehabis bermain imbang 2- 2 melawan Leeds United pada minggu ke- 26 Premier League 2025/ 2026. Duel ini diselenggarakan di Stamford Bridge 11 Februari 2026.
The Blues pernah unggul 2 kali lewat berhasil Joao Pedro pada menit ke- 24 serta penalti Cole Palmer di menit ke- 58. Tetapi, Leeds menampilkan energi juang dengan membandingkan peran melalui penalti Lukas Nmecha menit ke- 67 serta berhasil Noah Okafor pada menit ke- 73.
Hasil ini membuat Chelsea senantiasa tertahan di peringkat kelima klasemen sedangkan Liga Inggris dengan koleksi 44 poin. Leeds United bawa kembali satu angka berarti serta saat ini terletak di posisi ke- 15 dengan 30 poin.
Chelsea langsung tampak kasar semenjak menit dini dengan memencet lini pertahanan Leeds. Joao Pedro serta Cole Palmer sebagian kali jadi motor serbuan tuan rumah.
Kesempatan bersih awal tiba pada menit ke- 15 dikala umpan rendah Marc Cucurella disambar Palmer, tetapi tembakannya malah melemah serta kandas mengecam gawang Karl Darlow. Leeds sendiri kesusahan mengoptimalkan bola mati di dini laga.
Tekanan Chelsea berbuah hasil pada menit ke- 24. Palmer mengirimkan umpan terobosan akurat yang membelah pertahanan Leeds serta dituntaskan Joao Pedro dengan lob tenang melewati Darlow buat bawa tuan rumah unggul 1- 0.
Sehabis berhasil tersebut, Chelsea makin dominan serta mengendalikan tempo game. Estevao serta Enzo Fernandez pernah menemukan kesempatan, tetapi belum sanggup menaikkan keunggulan.
Leeds lebih banyak bertahan serta cuma sesekali berupaya melanda melalui Jayden Bogle di sisi kanan. Upaya tersebut relatif gampang diredam lini balik Chelsea.
Sampai sela waktu, skor 1- 0 senantiasa bertahan buat keunggulan Chelsea, walaupun mereka kandas mengoptimalkan beberapa kesempatan bonus.
KSOKLUB memberitakan bahwa Chelsea langsung memencet kembali selepas turun minum. Keseriusan besar membuat Leeds kesusahan keluar dari zona sendiri pada 15 menit dini babak kedua.
Momentum tiba pada menit ke- 55 dikala Joao Pedro dijatuhkan Jaka Bijol di kotak penalti. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih buat Chelsea.
Cole Palmer maju selaku algojo serta berhasil melaksanakan tugasnya pada menit ke- 58. Tembakan keras ke sudut kanan gawang membuat Chelsea unggul 2- 0.
Tetapi, keunggulan tersebut malah membuat Chelsea kehabisan fokus. Leeds lama- lama bangkit serta menemukan penalti pada menit ke- 64 sehabis Moises Caicedo melanggar Bogle di zona terlarang.
Lukas Nmecha mengeksekusi penalti dengan tenang pada menit ke- 67 serta memperkecil ketertinggalan jadi 2- 1. Berhasil ini mengganti momentum laga.
Cuma berselang 6 menit, Leeds membandingkan peran. Kemelut di kotak penalti Chelsea dimanfaatkan Noah Okafor yang mencetak berhasil dari jarak dekat pada menit ke- 73.
Di sisa waktu, Chelsea berupaya keras mencari berhasil kemenangan. Kesempatan emas muncul di masa injury time, tetapi Palmer kandas menggunakan bola dari jarak 2 m yang malah melambung di atas mistar.
Sampai peluit panjang dibunyikan, skor 2- 2 tidak berganti serta kedua regu wajib puas berbagi poin.
Cole Palmer pantas ditunjuk selaku pemain terbaik alias man of the match Chelsea vs Leeds United. Ia mencetak satu berhasil serta satu assist dalam hasil imbang 2- 2.
Cole Palmer bermain penuh sepanjang 90 menit di pertandingan ini. Walaupun membuang kesempatan matang di menit- menit akhir, kontribusinya senantiasa besar untuk penampilan regu.
Kali ini Palmer membuat assist lebih dulu buat berhasil Joao Pedro di babak awal. Kemudian ia mencetak berhasil penalti di babak kedua buat menaikkan keunggulan Chelsea. Sayangnya, The Blues berakhir batal menang.
Gelandang 23 tahun ini melepas total 5 percobaan tembakan serta menghasilkan 4 kesempatan matang. Palmer pula membuat 3 donasi defensif dalam menolong regu.
Chelsea mengawali pertandingan dengan dominasi jelas serta mengendalikan tempo game semenjak dini. Berhasil pembuka Joao Pedro di babak awal berikan fondasi kokoh untuk tuan rumah.
Keunggulan itu meningkat sehabis Cole Palmer berhasil mengeksekusi penalti di babak kedua. Pada fase ini, Chelsea nampak aman serta sedikit tekanan dari Leeds.
Tetapi pertandingan berputar arah kala Chelsea kebobolan 2 kali dalam waktu pendek. Lukas Nmecha memperkecil ketertinggalan melalui titik penalti saat sebelum Noah Okafor membandingkan peran.
Berhasil keseimbangan Okafor jadi titik krusial yang dipermasalahkan Rosenior. Dia memperhitungkan terdapat handball dalam proses terbentuknya berhasil tersebut yang mempengaruhi respons para pemain Chelsea.
“ Pemain itu melaksanakan handball,” kata Rosenior dalam konferensi pers pada Selasa malam.
“ Ia melaksanakan handball, itu mempengaruhi pemain- pemain aku pada momen tersebut, mereka mengira itu handball, kami kehabisan fokus, tidak mensterilkan bola, serta mereka mencetak berhasil.”
Rosenior meningkatkan kalau sehabis berhasil tersebut, Chelsea terletak di dasar tekanan beruntun. Dia menekankan berartinya melindungi profesionalisme dalam momen- momen krusial pertandingan ujarnya kepada Judi Bola Spanyol. (ss)





