MU Tak Akan Biarkan Liverpool Menang Di Old Trafford | Agen Taruhan Bola Online Terpercaya

bandarbolaBan

MU Tak Akan Biarkan Liverpool Menang Di Old Trafford

Bandar Sbobet Terkenal – Manchester United saat ini hanya mampu finis di peringkat keenam klasemen akhir Premier League 2018-2019. Artinya, mereka merupakan tim yang paling lemah di antara The Big Six. Tetapi bek andalan dari Manchester United, Luke Shaw menjamin Liverpool tidak bisa bersantai-santai meraih trofi lagi untuk musim depan. Luke Shaw sangat yakin Manchester United saat ini sudah bangkit dan sudah siap menjadi pesaing kuat bagi Liverpool dan Manchester City. Luke Shaw akan menjaga daerah pertahanan United dengan sungguh-sungguh sehingga gawang United bisa aman. Luke Shaw sangat memahami bahwa musim lalu sangat menyakitkan dan mengecewakan bagi Manchester United. Disepanjang musim lalu MU tidak berdaya, dan boleh dikatakan terseok-seok dalam setiap pertandingannya. Namun, memang harus diakui pada saat itu kualitas United tidak cukup baik. Musim lalu menyakitkan untuk semua orang. Saya tahu fans pasti sangat kecewa, tetapi sebagai tim kami juga sangat kecewa,” tegas Shaw kepada sosial media. Musim lalu adalah kekecewaan yang sagat dalam. Dapat dibandingkan dengan tim-tim lain, mereka bisa melakukannya dengan baik dan sempurna. Walaupun begitu musim lalu sudah menjadi pelajaran yang paling berharga buat United. Luke Shaw optimis MU musim depan bakal berbeda dengan musim dulu. Selama ini kita sudah menjalani pramusim yang berat, dan sekarang saatnya siap melaju kencang begitu laga big match seperti ini dimulai. Seharusnya banyak orang yang mungkin meragukan kami, mereka boleh saja membicarakan tentang ketidak seriusan kita dalam menggiring bola. Tetapi bagi Luke Shaw dan bagi tim, kami tahu kemampuan kami sampai dimana, dan para pemain akan menjalani musim yang lebih baik dari musim lalu, tuturnya.

Pada musim ini laga pertama antara Manchester United vs Liverpool musim ini akan digelar di Old Trafford, pada hari minggu (20/10/2019) malam WIB pada pekan kesembilan Liga Inggris. Pertandingan ini disiarkan langsung Mola TV dan TVRI. Selama ini Manchester United dan Liverpool kalo bertemu tidak selalu dalam kondisi ideal. Tetapi akan selalu ada aura spesial dari pertemuan keduanya. Makanya pertandingan ini disebut pertandingan big match yang terbesar di Liga Inggris. Pertarungan bergengsi yang mengatasnamakan tahta bakal diperebutkan dalam laga ini. Sekarang kedua tim sedang dalam situasi yang sangat berbeda. Liverpool sekarang sedang on fire 100%, Liverpool sudah memenangi delapan pekan pertama dan sekarang sudah menduduki puncak klasemen. Sementara United masih terdampar di urutan ke 12 dengan mengumpulkan sembilan poin, hanya terpaut dua poin saja dari zona degradasi. Ini merupakan kondisi yang menyakitkan bagi United, karena tim sebesar United mendekati zona degradasi. Dengan melihat kondisi sejauh ini, laga akan berpotensi berjalan dengan sengit. Bek Liverpool yang bernama Andy Robertson menepis anggapan tersebut, menyebut bahwa hasil-hasil belakangan ini tidak dihitung di big match semacam ini. Andy Robertson tahu betul Liverpool dan United terikat rivalitas yang sangat panjang dan sengit, yang bahkan dimulai bukan dari urusan sepakbola melainkan isu ekonomi. Persaingan yang sudah mendarah daging berusia lebih dari 100 tahun yang lalu antara kedua kota itu menghadirkan aura berbeda. Dari jaman dulu pertemuan antara MU dan Liverpool adalah pertemuan yang paling bergengsi di kancah liga Inggris. Ditambah bicara soal stadion masing-masing tim, yang punya atmosfer dengan ciri yang khas. Ini merupakan pertandingan bersejarah. Keduanya selalu punya pemain top yang selalu bertarung satu sama lain untuk mendapatkan kemenangan di lapangan. Tak dipungkirin pertandingan akbar seperti ini pastinya banyak penonton yang datang untuk menyaksikan tim kesayangannya berlaga, dan tentunya atmosfer dilapangan pasti sangat berasa hangat. Old Trafford dan Anfield adalah stadion yang sangat bersejarah. Atmosfernya bagus juga. Selalu ada keuntungan dari sana. Ini adalah pertandingan yang bagus dan terkadang permainannya sekelas liga champions.

Dalam laga ini tentunya Liverpool diunggulkan saat bertemu Manchester United. Tetapi, The Reds harus waspada karena Setan Merah sudah dua kali menumbangkan tim papan atas musim ini. Dari delapan pertandingan awalnya, Liverpool selalu meraih tiga poin dan belum pernah terkalahkan. Sementara dari kubu MU kondisinya justru dalam berbalik 180 derajat setelah mencatatkan start yang terburuk dalam sepanjang sejarah klub di Premier League dalam tiga dekade terakhir ini. Ini sudah jelas bukan statistik yang bagus untuk menghadapi Liverpool yang sedang panas-panasnya. Tetapi melihat dua kemenangan MU dimusim ini, Liverpool justru patut mewaspadai pergerakan United. Karena dua kemenangan MU didapat dari tim-tim yang kini sudah menduduki di lima besar. Kemenangan pertama adalah di pekan pembuka saat membantai Chelsea 4-0 sebelum dilanjutkan mengalahkan Leicester City 1-0, dua-duanya didapat di kandang sendiri. Chelsea saat ini berada di posisi kelima klasemen dengan 14 poin, sama dengan Leicester yang ada setingkat di atasnya. Peluang menang itu memang ada karena United mempunyai rekor bagus saat bertemu Liverpool di Old Trafford. Dalam lima pertemuan terakhir, mereka menang dua kali dan draw tiga kali saja. Saat ini kedua tim adalah peraih gelar terbanyak Liga Inggris sepanjang sejarah, pertemuan kali ini tak ada bedanya dengan pertemuan rutin antara tim papan atas melawan tim papan bawah, di mana Liverpool selalu diunggulkan untuk mendapatkan tiga poin.

Perlu diketahui akhir pekan ini upaya United untuk kembali ke jalur kemenangan akan mendapat ujian yang amat berat dari Liverpool. Saat ini United menghadapi Liverpool dalam kondisi yang tidak baik. Badai cedera sedang menghantam United. Diantaranya adalah David De Gea dan Paul Pogba yang masuk dalam deretan pemain yang absen saat kontra Liverpool. Bek dari Liverpool yang bernama Virgil van Dijk, tahu betul United bakal memanfaatkan pertandingan ini sebagai momentum untuk kebangkitannya. Tetapi disisi lain Van Dijk menyatakan kalau Liverpool juga tidak mau rentetan kemenangannya dihentikan oleh Setan Merah. Liverpool ke Old Trafford menginginkan 3 poin penuh untuk melebarkan jarak dengan Manchester City dan bermain lebih semangat lagi untuk menang dan menang lagi. United saat ini sedang terpuruk, dan mereka tidak dalam situasi yang diinginkan. Tetapi bagusnya sepakbola adalah sebuah tim bisa bangkit kapan saja dan dimana saja. Tidak mengingat jejak histori yang jelek. United pastinya sudah berpikir untuk bangkit dan ini adalah salah satu kesempatan terbaiknya untuk bangkit. Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa percaya 100% kalau timnya bisa bermain baik saat menjamu Liverpool. Ole Gunnar Solskjaer mengatakan justru pertandingan ini memberikan peluang yang sangat bagus bagi United. Karena tipe permainan Liverpool ada tipe bermain menyerang, dan ini memberikan United kesempatan untuk mendapatkan celah lebih besar. Ole Gunnar Solskjaer akan menggunakan tipe permainan bertahan dahulu, dan kemudian akan dibalas dengan serangan baliknya yang cepat dan akurat. Kali ini Bandar Sbobet Terkenal setuju dengan pola permainan United. Dan dipastikan akan banyak tendangan jarak jauh dalam kubu United. Dengan tipe permainan seperti ini menurut Solskjaer sangat cocok bagi dirinya dan bagi para pemainnya. Solskjaer mengklaim sejauh ini Manchester United kesulitan ketika melawan tim-tim yang bertipe bertahan sangat ketat, termasuk ketika kalah 0-1 dari Newcastle United di laga terakhir. Newcastle bermain sangat defensif menjadikan United tidak bisa berbuat banyak untuk menyerang. Terkadang permainan United lebih terlihat kesulitan di laga-laga di mana mereka harus membongkar lawan. Jadi dengan bertemunya dengan Liverpool maka laga ini akan menjadi laga yang terbuka, yang mana akan cocok untuk kami, tandas Ole Gunnar Solskjaer.

Dari kubu Liverpool, tentunya Mohamed Salah diandalkan saat menghadapi Manchester United. Tetapi mampukah Salah menyudahi catatan buruknya ke gawang Setan Merah? Selama ini Moh.Salah sudah bertemu dengan United, tetapi belum pernah mencetak angka di Old Trafford. Ini adalah rekor terburuknya sejak bergabung dengan Liverpool dua tahun lalu. Terakhir waktu menghadapi Swansea City (dua laga) dan Sheffield United (satu laga), Salah tidak bisa cetak angka. Liverpool mempunyai peluang untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya. Apalagi trio lini depan dalam kondisi yang sedang on fire, Salah yang tidak bermain di jeda internasional kemarin memberikan bukti bahwa Salah disimpan tenaganya untuk diberikan dilaga ini. Musim ini Salah masih menjaga ketajamannya dengan mencetak empat gol, cuma berbeda sedikit dari Sadio Mane yang sudah mengemas 5 gol. Salah pasti dijadikan tumpuan Liverpool untuk bisa membobol gawang The Red Devils. Dibandingkan kondisi kedua tim faktor terbesarnya adalah Liverpool mendatangkan pemain-pemain yang tepat, yang mempunyai jiwa kepemimpinan dan karakter yang sangat kuat. Pemain-pemain baru seperti ini yang akan memberikan pengaruh besar di lapangan. Cara Klopp membangun tim juga menjadi catatan yang serius buat United, Liverpool sudah berhasil membeli pemain-pemain yang tepat, diantaranya Wijnaldum, Fabinho. Ini merupakan hal yang tidak pernah dilakukan oleh pelatih lain. Liverpool benar-benar tim yang perfect dari lini belakang sampai lini depan. Ada Van Dijk dan, Matip yang sudah kembali merumput, masih punya (Joe) Gomez untuk kembali bermain. Jadi ini bukan cuma fakta bahwa dia punya starting XI yang sangat bagus, Liverpool juga punya para pemain yang masih akan kembali ke tim dan bisa membahayakan tim lawan.

Legenda sepak bola asal Brasil, Rivaldo sudah memperingatkan Jurgen Klopp agar berhati-hati dalam menentukan susunan pemain saat Liverpool bertamu ke markas Manchester United Old Trafford pada akhir pekan ini. Menurutnya, memainkan pemain yang belum fit 100% bisa berakibat fatal bagi timnya. Rivaldo berkata akan sangat berisiko jika memainkan Alisson di laga besar seperti ini. Setiap pemain tentunya ingin bermain di pertandingan akbar seperti ini. Tetapi, akan lebih bagus apabila memainkan Alisson saat kondisinya sudah benar-benar pulih. Adrian San Miguel menjadi pemain yang sudah mendapat berkah setelah cedera yang dialami Alisson. Baru bergabung dari West Ham United awal musim ini, kiper asal Spanyol itu langsung dipercaya menjadi pilihan utama untuk menjaga mistar gawang Liverpool. Kiper mantan dari Real Betis ini justru menjelma menjadi idola baru di Anfield. Dibawah penjagaan Adrian Liverpool baru kebobolan sebanyak 13 kali dari 11 penampilan yang sudah dilakoninya. Catatan minor Adrian terjadi di arena Liga Champions, di mana Adrian sudah kebobolan lima kali dari dua laganya. Ini menunjukkan kalau dirinya belum teruji betul saat berada di pertandingan akbar, termasuk melawan klub-klub besar dari negara lain. Bisa dikatakan Adrian masih demam dilapangan saat ketemu lawan yang tangguh. Apabila Mr.Klopp tetap mempercayai Adrian yang belum belum teruji keperkasaannya saat menghadapi klub besar sama juga dengan mencari penyakit.

Boleh dikatakan saat ini Liverpool sudah berada dalam kondisi yang jauh lebih baik ketika menyambangi Manchester United akhir pekan ini. Tetapi, Jurgen Klopp mungkin masih menyimpan ketakutan yang amat besar setiap kali harus bermain di Old Trafford. Kali ini, Liverpool tidak punya alasan untuk gagal membawa pulang 3 poin. Karena dilihat dari skuad, Liverpool tampak jauh lebih kuat daripada Manchester United. Sayangnya prestasi Mr.Klopp selama bermain di Old Trafford tidak bagus. Dalam arti kata Liverpool tidak pernah menang di kandang United. Musim lalu Liverpool unggul segalanya baik dalam kondisi skuad maupun cara bermain, Namun Liverpool tampak takut saat bermain di Old Trafford. Kini, Mr.Klopp mempunyai kesempatan untuk menghapus rasa takutnya itu. Dia tidak boleh meminta timnya bermain aman lagi. Liverpool jelas jauh lebih kuat. Kondisi MU sekarang jauh lebih buruk dari musim kemarin. United tidak bisa menemukan ritme permainan terbaiknya sejak awal musim, juga dipastikan kehilangan David De Gea dan Paul Pogba untuk pertandingan ini. Bandar Sbobet Terbesar bertanya mungkinkah Mr.Klopp mampu membawa Liverpool menang dan menghapus kutukannya di Old Trafford? (ss)

Komentar