Leicester City Bantai Southampton 9-0 | Agen Taruhan Bola Online Terpercaya

bandarbolanew

Leicester City Bantai Southampton 9-0

Pasaran Bola Terkini – Pada Sabtu (26/10/2019) dini hari tadi Leicester City berhasil melumat habis Southampton 9 – 0 dalam pertandingan pembuka pekan ke-10 Liga Primer Inggris di Stadion St. Mary’s. Setelah tuan rumah harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-12. Soton tidak berdaya di hadapan pendukungnya sendiri. Dalam laga lanjutan Premier League yang digelar, the Foxes menang telak dengan skor yang sangat fantastis 9-0 tanpa balas. Bermain dengan 10 orang, Soton tak mampu menahan gempuran dari para pemain The Foxes. Akhirnya mereka pun menjadi lumbung gol Jamie Vardy dkk. Kesembilan gol Leicester dicetak oleh Ben Chilwell (10′), Youri Tielemans (17′), Ayoze Perez (19′, 39′, 57′), Jamie Vardy (45,’ 58′, 90+2), dan James Maddison (85′). Kemenangan telak 9-0 ini menjadikan Leicester sebagai tim pertama kalinya yang bisa mencetak kemenangan dengan skor terbesar dalam laga tandang di Liga Inggris. Sebelumnya, rekor kemenangan tandang terbesar dipegang oleh Manchester United pada musim 1998-1999. Kala itu, Setan Merah –julukan Man United– sukses membungkam tuan rumah, Nottingham Forest, dengan skor 8-1. Kekalahan telak dengan skor 0-9 ini juga baru pertama kalinya diraih oleh Southampton. hasil terburuk yang pernah mereka raih sebelumnya di kandang adalah kekalahan dengan skor 0-6 dari Plymouth pada 1931 dan Brentford pada 1959.

Dengan kemenangan tersebut membuat Leicester naik ke peringkat dua dan lebih unggul satu angka dari juara bertahan, Manchester City, yang menempati posisi tiga. Sementara Southampton harus terpaksa menduduki di zona degradasi berada di urutan 18 dengan mencatatkan delapan poin saja. Sejauh ini Southampton total hanya mengumpulkan 2 kemenangan, 2 kali meraih hasil imbang, dan 6 kali tumbang. Sementara itu, Leicester City tercatat mendapatkan 6 kali menang, 2 kali seri, dan 2 kalah dengan total poin 20 angka. Dengan hasil ini menajamkan rekor kemenangan terbesar Leicester di era Liga Primer, yang sebelumnya pecah pada 29 September 2019 dengan skor 5 – 0 saat melawan Newcastle United. Dalam pertandingan ini, tuan rumah menurunkan Angus Gunn sebagai kiper. Sementara itu, di lini depan, ada Nathan Redmond yang bertugas sebagai penjebol gawang Kasper Schmeichel. Leicester sendiri mengandalkan W. Ndidi sebagai salah satu kunci mereka di posisi playmeker. Leicester City itu juga memasang B. Chilwell dan Ç. Söyüncü untuk mengawal pertahanan. Berdasarkan penguasaan bola, Southampton memenangi 27.5% ball possessions. Sebaliknya, tim tamu mengoleksi 72.5%. Sepanjang pertandingan, tuan rumah melepaskan 5 tembakan, dan 3 diantaranya on target. Dibandingkan tuan rumah, Leicester City total mengirimkan 20 ancaman ke gawan Angus Gunn. Namun, hanya 15 kali tembakan saja yang mengarah ke gawang Angus Gunn.

Sejak kick-off dimulai, Leicester sudah menekan tim tuan rumah. Hasilnya, mereka pun unggul cepat di menit ke-10. Tendangan dari Harvey Barnes yang memanfaatkan umpan dari Ben Chilwell masih mampu ditepis oleh kiper Angus Gunn, tetapi bola mentah dengan cepat disambar oleh Chilwell yang maju ke depan dan sukses merobek gawang Angus Gunn. Tertinggal satu gol, Pasaran Bola Terkini melihat bahwa Soton mencoba untuk membalas. Namun, belum sempat memberikan ancaman pada Leicester, bencana untuk Soton pun tiba di menit ke-12. Tekel keras dari Ryan Bertrand pada Ayoze Perez membuat Soton harus bermain dengan kehilangan 1 pemain. Dengan keunggulan jumlah pemain bisa dimanfaatkan oleh Jamie Vardy dkk. Di sisa waktu babak pertama, mereka berhasil membuat empat gol. Gol tersebut dicetak oleh Youri Tielemans, Jamie Vardy, dan Ayoze Perez.

Dibabak kedua Ayoze Perez membuka dengan golnya pada menit ke-57. Dengan gol ini penyerang berkebangsaan Spanyol tersebut sudah mencetak hat-trick dalam laga ini. Satu menit berselang, giliran Jamie Vardy yang mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kalinya. Kapten Timnas Inggris itu berhasil memanfaatkan dengan baik suguhan assist berupa umpan silang dari Ben Chillwell. Pada menit ke-85 giliran Maddison yang menambah keunggulan the Foxes dengan golnya. Sampai saat ini, Leicester City sudah unggul 8-0. Pemain berumur 22 tahun itu melepaskan tendangan pisang yang tak mampu dijangkau oleh Angus Gunn. Menjelang pertandingan akan berakhir, wasit memberikan hadiah penalti kepada Leicester. Keputusan wasit itu muncul setelah Vardy diganjal oleh pemain Jan Bednarek, di kotak pinalti. Vardy pun ditunjuk sebagai eksekutor algojo pinalti. Vardy tidak menyia-nyiakan peluang emas di depan mata. Ia melepaskan tembakan ke sisi kanan gawang yang berhasil dibaca oleh Gunn, tapi tidak bisa dihentikan olehnya. Vardy mengantongi hat-trick dan the Foxes menang dengan skor yang sangat telak, 9-0.

Pelatih Southampton, Ralph Hasenhuttl, mengatakan bahwa dirinya akan bertanggung jawab penuh atas kekalahan yang mengerikan dari Leicester City ini. Ini akan menjadi rekor yang paling fenomenal di Premier League. Laga Southampton vs Leicester City musim 2019-2020 itu masuk dalam buku sejarah karena skor kemenangan yang sangat telak. Atas kekalahan telak yang dialami timnya, Hasenhuttl sudah meminta maaf kepada fans tuan rumah dan akan bertanggung jawab. Hasenhuttl bersama timnya sekarang sedang mengalami pertandingan tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhirnya. Di musim ini Southampton hanya menang dua kali di liga dalam 10 pertandingannya.

Saat ini Leicester City sudah mencatatkan rekor, namun masih ada rekor lain dari Leicester city, Rekor lainnya yang dicatatkan Leicester City, yang sudah dirangkum oleh Pasaran Bola Terpercaya adalah Kemenangan tandang terbesar dalam 131 tahun sejarah kompetisi sepak bola di Inggris. Leicester City menjadi klub kedua dalam sejarah Premier League, yang mengakhiri babak pertama dengan keunggulan lima gol tanpa balas. Selain Leicester masih ada tim yang pertama kali yang melakukan pencapaian tersebut yaitu Manchester City pada April 2020 yang lalu. Leicester mencatatkan bahwa dua pemainnya mencatatkan hattrick dalam pertandingan yang sama. Klub pertama yang mencatatkan hal serupa adalah Arsenal pada 2003 yang lalu. Saat itu Jermaine Pennant dan Robert Pires mencetak hattrick ke gawang Burnley. (ss)

Komentar